Download Gratis
Butuh bantuan?

Info Lengkap Tentang Faktur

Hingga saat ini masih banyak pelaku bisnis yang belum mengerti tentang istilah yang ada dalam dunia bisnis dan ekonomi, misalnya faktur. Faktur adalah sebuah bukti penjualan yang sangat penting dalam dunia bisnis. Hal ini tidak terlepas dari fungsi faktur yang dapat menjadi sebuah bukti penagihan dalam transaksi.

Jika Anda termasuk pelaku bisnis yang belum paham atau belum menggunakan faktur dalam bisnisnya, maka artikel ini akan sangat membantu.

Buat Toko Online Sendiri

Karena artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang faktur. Mulai dari pengertian faktur, komponen, fungsi, jenis hingga contohnya dalam berbisnis.

Pengertian Faktur Adalah

faktur adalah
Foto oleh Mikhail Nilov dari Pexels

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda harus mengetahui terlebih dahulu pengertian dari faktur. Mulai dari pengertian secara umum hingga pengertian dari ahli. Berikut ini pengertian faktur yang harus Anda ketahui:

1. Secara Umum

Secara umum faktur adalah sebuah dokumen yang berisi tagihan ataupun kredit yang dikirimkan oleh penjual kepada pembeli.

Faktur ini akan berperan sebagai barang bukti penjualan antara keduanya. Oleh karena itu, faktur memiliki peran yang penting dalam dunia bisnis.

2. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, faktur atau invoice adalah daftar barang-barang yang harus dikirim kepada konsumen. Biasanya faktur juga memuat nama, jumlah, beserta harga yang harus dibayarkan oleh konsumen.

3. Menurut Sugeng Hariyanto

Sugeng menyatakan bahwa faktur merupakan sebuah catatan yang berisi gambaran daftar barang yang akan dikirim kepada pembeli.Catatan faktur tersebut juga berisikan harga dari setiap barang.

Adanya faktur ini bertujuan sebagai alat tagih untuk pembeli. Selain itu, faktur juga berisi informasi tagihan yang ingin dibayarkan menggunakan dasar kredit.

4. Menurut Buku La Midjan

Buku yang berjudul “Sistem Informasi Akuntansi I” karya La Midjan ini menyatakan bahwa faktur adalah sebuah laporan yang digunakan sebagai bukti penjualan atas barang atau jasa.

Dokumen tersebut menampilkan sejumlah uang yang berhak ditagih kepada pelanggan yang telah melakukan pembelian.

5. Menurut Adrian Sutedi

Adrian Sutedi mengatakan bahwa faktur ialah sebuah dokumen penting yang digunakan dalam berbisnis. Hal ini tidak lepas dari data-data yang ada di dalam faktur.

Mulai dari jumlah penarikan terhadap wesel, banyaknya biaya penutupan asuransi, serta biaya bea cukai yang diperlukan.

Baca juga: Apa itu Purchase Order

Komponen Faktur

faktur adalah
Foto oleh Mikhail Nilov dari Pexels

Setelah Anda mengetahui pengertian faktur baik yang secara umum maupun para ahli. Maka, hal selanjutnya untuk mengenal faktur adalah mengetahui komponen dari faktur itu sendiri.

Faktur dikenal sebagai dokumen penting yang tentunya memuat komponen penting dan unik. Berikut ini beberapa komponen yang biasanya dimuat pada faktur:

  1. Nama perusahaan atau nama penjual. Bagian ini terdiri dari nama, logo dan alamat perusahaan. Biasanya juga ditambahkan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  2. Nama konsumen juga dimuat bersama dengan alamatnya.
  3. Nomor faktur atau nomor transaksi faktur. Nomor faktur adalah komponen yang cukup penting, karena didesain secara unik dan memiliki arti. Biasanya, setiap tanggalnya menandakan tanggal, kode pembeli atau konsumen dan lain-lain.
  4. Tanggal faktur saat dicetak.
  5. Detail transaksi barang.
  6. Nominal yang harus dibayarkan. Biasanya, nominal ini mencakup sub total belanja, diskon (jika ada) dan pajak yang harus dibayar oleh pembeli.
  7. Nama lengkap beserta tanda tangan dari kedua belah pihak yang bertransaksi, yakni kasir dan pembeli. Hal ini merupakan bukti transaksi telah dilakukan atas persetujuan dua belah pihak.

Fungsi Faktur

faktur adalah
Foto oleh Mikhail Nilov dari Pexels

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, jika faktur merupakan komponen penting dalam dunia bisnis. Hal ini disebabkan oleh fungsi yang dimiliki oleh faktur. Jadi, apa saja fungsi faktur yang harus Anda ketahui? Berikut diantaranya:

  1. Faktur berfungsi sebagai bukti yang absah ketika menambahkan transaksi ke pembukuan keuangan.
  2. Faktur bisa digunakan sebagai laporan yang absah untuk tanda terima barang serta faktur untuk pajak.
  3. Faktur sebagai wadah penyimpanan arsip keuangan atau penjualan. Karena faktur memiliki informasi yang lengkap dari data pembeli sampai barang atau jasa yang dibeli.
  4. Dokumen untuk menyimpan informasi mengenai jumlah tagihan dan termin pembayaran yang wajib dibayarkan oleh pembeli.
  5. Menjadi bukti sumber rujukan yang sah apabila barang atau jasa yang dimuat akan dijual lagi kepada pihak lain.
  6. Untuk menjaga kepastian hukum bagi penjual dan pelanggan jika faktur lengkap.
  7. Faktur bisa diolah menjadi bahan analisis untuk melihat pola pembelian konsumen dan menentukan promosi ke depannya.

Baca juga: Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Jenis Faktur

faktur adalah
Foto oleh Mikhail Nilov dari Pexels

Selanjutnya yang akan dibahas untuk mengupas tuntas faktur adalah jenis-jenisnya. Secara umum, faktur terbagi menjadi 3 bagian, sebagai berikut:

1. Faktur Biasa

Jenis faktur yang satu ini termasuk yang paling popular dan sering digunakan dalam dunia bisnis. Hal ini disebabkan karena faktur biasa lebih mudah untuk dipahami.

Tampilannya lebih sederhana dibandingkan dengan faktur lainnya.

Faktur pertama ini biasanya berisi transaksi yang tidak begitu rumit. Sehingga, faktur biasa sering disebut sebagai faktur yang paling sederhana daripada jenis lainnya.

Biasanya, faktur ini berisi daftar barang dan biaya yang harus pembeli bayarkan.

2. Faktur Konsuler

Faktur konsuler dapat dibilang lebih rumit daripada faktur biasa. Hal ini tidak terlepas dari faktur konsuler yang khusus melakukan segala transaksi atau perdagangan antar Negara (ekspor impor).

Oleh karena itu, faktur ini memerlukan data yang lebih detail serta legalitas dari beberapa pihak, misalnya perwakilan dari Negara tujuan, kantor konsuler, dan kedutaan besar.

3. Faktur Proforma

Jenis faktur ini sering disebut sebagai faktur tentatif. Karena, faktur proforma diberikan secara bertahap kepada pembeli sesuai dengan barang yang dikirim.

Biasanya jenis faktur ini akan digantikan dengan faktur biasa saat semua pesanan telah terkirim.

Baca juga: Tahapan Siklus Akuntansi

Bentuk Faktur

faktur adalah
Foto oleh Mikhail Nilov dari Pexels

Selain berdasarkan fungsinya, jenis faktur juga terbagi menjadi dua bagian berdasarkan bentuknya:

1. Hardcopy (Kertas)

Bentuk faktur ini merupakan jenis yang sering Anda temui setiap harinya. Jenis faktur ini biasanya dicetak pada selembar kertas dan berfungsi sebagai bukti sah pembayaran ataupun pengiriman.

2. Softcopy (E-Faktur)

Elektronik faktur atau e faktur adalah jenis faktur yang ada dalam bentuk elektronik dan tidak dicetak pada sebuah kertas. Faktur ini tidak jauh berbeda dengan yang biasanya.

Karena faktur ini juga memuat tagihan elektronik layaknya tagihan biasa. Hanya saja berbentuk digital. Fungsi faktur elektronik pun sama yaitu untuk menjaga perjanjian antar dua belah pihak terpenuhi.

Baca juga: Contoh Buku Kas

Contoh Faktur dalam Usaha

faktur adalah
Foto oleh Mikhail Nilov dari Pexels

Untuk lebih jelas lagi, Anda bisa mempelajari beberapa contoh faktur seperti di bawah ini:

1. Faktur Barang

Faktur yang satu ini berisi daftar barang yang dibeli oleh konsumen. Terkadang, penjual juga menyertakan harga dalam faktur ini. Biasanya, faktur ini digunakan oleh para kurir untuk mengirimkan barangnya.

2. Faktur Jasa

Faktur jasa merupakan sebuah faktur penagihan atas jasa yang telah disediakan penyedia kepada pengguna. Misalnya, pengguna internet, hosting web dan lain-lain.

Biasanya, faktur ini berisi daftar jasa yang telah diberikan beserta harga dan cara pembayarannya.

3. Faktur Pajak

Faktur pajak adalah sebuah faktur yang dikeluarkan oleh instansi pajak. Sesuai dengan namanya, faktur ini berisi bukti pungutan pajak PKP yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak atau penyerahan Jasa Kena Pajak.

4. Faktur Penjualan

Faktur penjualan adalah sebuah bukti yang penjual berikan kepada pembeli atas barang atau jasa yang dijualnya. Biasanya faktur ini diberikan oleh penjual saat barang telah sampai pada tujuan atau tempat pembeli.

5. Faktur Pembelian

Berbeda dari faktur penjualan, faktur pembelian adalah sebuah bukti yang menyatakan bahwa barang atau jasa yang dibeli sesuai dengan keinginan pembeli.

Faktur ini berisi detail barang atau jasa serta harga tagihan yang harus dilunasi oleh konsumen atau pembeli.

6. Faktur Penagihan

Faktur penagihan adalah sebuah faktur yang bertujuan untuk menagih biaya yang harus dibayarkan oleh pembeli baik itu barang ataupun jasa.

Perbedaan Faktur dengan Nota

Jika dilihat fungsinya faktur dan nota terlihat tidak jauh berbeda, yakni untuk menagih biaya atau sebagai bukti pembayaran. Tetapi, keduanya memiliki perbedaan yang mendasar antara lain adalah:

  1. Faktur terlihat lebih professional. Karena biasanya digunakan oleh badan usaha kena pajak.
  2. Kebanyakan faktur juga memiliki template yang memudahkannya untuk dipahami.
  3. Biasanya, faktur sudah terintegrasi dengan sistem informasi. Sehingga, penjual lebih mudah untuk melakukan pembukuan dll.
  4. Faktur memiliki nomor yang unik. No faktur adalah angka unik yang biasanya tertera pada setiap faktur. Biasanya nomor faktur terdiri dari beberapa komponen angka.

Pembuatan Faktur Secara Umum

Setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis faktur, selanjutnya akan dibahas mengenai cara pembuatan faktur secara umum. Biasanya produk yang baru dibeli oleh pembeli akan difakturkan.

Difakturkan adalah proses penjual yang membuat faktur untuk menagih sejumlah biaya atau uang kepada pembeli. Berikut ini adalah tahapan pembuatan faktur secara umum:

  1. Mengisi data supplier
  2. Mengisi data detail produk
  3. Memasukkan data pembeli
  4. Menambahkan informasi tambahan jika ada
  5. Membuat catatan pengiriman

Jika Anda mengalami kesulitan dalam membuat faktur dan sistem transaksi keuangan lainnya, maka tak ada salahnya jika Anda menggunakan aplikasi.

Saat ini sudah banyak software akuntansi yang akan membantu Anda dalam mengurus keuangan. Salah satunya adalah BukuWarung.

Aplikasi keuangan ini akan memudahkan Anda dalam mengatur faktur dan proses keuangan lainnya di online shop Anda.

Coba BukuWarung sekarang
App Rating 4.9
Download