BukuWarung | Aplikasi Pembukuan UMKM Tagih Utang Pelanggan Otomatis UNDUH

Cara Memulai Usaha Bengkel

Sedang mencari bagaimana menjalankan usaha bengkel? Simak tips memulai usaha bengkel motor dan mobil sparepart sederhana serta menguntungkan.

Jumlah kendaraan bermotor selalu mengalami peningkatan. Hal ini didorong oleh meningkatnya daya beli masyarakat dan kemudahan pengajuan kredit.

Kendaraan bermotor tak selamanya dapat berfungsi dengan baik. Terkadang, mesin mengalami gangguan sehingga tak berfungsi dengan baik.

Mesin kendaraan seperti sepeda motor dan mobil juga membutuhkan perawatan rutin. Spare partnya harus diganti dalam kurun waktu tertentu.

Dari beberapa kondisi di atas, sebagian orang memanfaatkannya untuk membuka bengkel. Pada kesempatan ini, BukuWarung akan menjelaskan tentang cara memulai usaha bengkel motor dan mobil dari awal hingga sukses.

Cara Memulai Usaha Bengkel Motor

Sepeda motor dan mobil memiliki karakteristik yang berbeda. Mari kita mulai dengan cara memulai bengkel motor.

1. Menentukan Lokasi Bengkel Motor

Menentukan Lokasi Bengkel Motor

Lokasi merupakan salah satu hal paling penting dalam memulai usaha apa pun. Terlebih bengkel motor adalah usaha yang berbentuk fisik, bukan virtual.

Sebaiknya, Anda memilih lokasi yang strategis dan berada di pusat keramaian. Misalnya di tepi jalan raya, di tengah kota, di dekat pasar, dan lain-lain.

Usahakan masyarakat umum dapat melihat usaha Anda dengan mudah. Dengan begitu, bengkel motor Anda akan mudah dikenal.

2. Menentukan Modal Awal

Menentukan Modal Awal

Modal awal dalam pembuatan bengkel motor meliputi biaya untuk pembangunan toko, biaya operasional, pembelian spare parts, dan pembelian alat.

Anda dapat menyewa tempat atau membangun bengkel dari awal. Biaya yang diperlukan menyesuaikan dengan ukuran bangunan yang Anda inginkan.

Hitung juga modal yang diperlukan untuk biaya operasional setiap bulan, pembelian peralatan bengkel, dan spare parts.

3. Merincikan Biaya Peralatan dan Operasional

Merincikan Biaya Peralatan dan Operasional

Biaya operasional meliputi beberapa hal seperti gaji karyawan, biaya listrik, dan dana cadangan. Di awal usaha, keuangan belum stabil.

Agar lebih aman, sebaiknya Anda siapkan dana operasional minimal untuk 3 bulan pertama. Hal ini sebagai antisipasi apabila bisnis belum stabil di permulaan.

Hitung juga secara lebih rinci peralatan yang dibutuhkan. Misalnya kunci-kunci, obeng, kompresor, dan lain sebagainya.

Baca juga: Cara Membuka Usaha Toko Bangunan

4. Mencari Montir yang Dapat Di Andalkan

Mencari Montir yang Dapat Di Andalkan

Montir menjadi penggerak utama dalam bengkel motor. Carilah tenaga kerja yang memiliki kemampuan yang baik.

Anda dapat  melakukan seleksi sebelum memulai usaha bengkel. Lakukan beberapa tes seperti analisis kerusakan motor, reparasi, ganti oli, dan penggantian parts.

Keahlian saja tidak cukup, carilah montir yang jujur dan juga ramah. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap bisnis Anda.

5. Menyediakan Sparepart

Menyediakan Sparepart

Spare parts yang Anda beli sebaiknya yang paling banyak dibutuhkan konsumen. Apabila saat pembukaan, konsumen membutuhkan parts lain, Anda dapat membelinya saat itu juga.

Contoh beberapa spare part yang paling banyak dicari antara lain kampas rem, busi, rantai keteng, kampas kopling, dan lain-lain. Jangan lupa untuk menyediakan pelumas dari berbagai merek.

Baca juga: Cara Usaha Rental Mobil

6. Pengelolaan dan Layanan

Pengelolaan dan Layanan

Bisnis yang sukses diawali dengan pengelolaan yang baik. Misalnya penggajian karyawan yang teratur, pembukuan, dan juga pengelolaan terhadap barang-barang yang harus dibeli.

Anda juga tak boleh melupakan satu hal penting yaitu pelayanan. Selalu layani konsumen dengan ramah. Sediakan juga fasilitas seperti televisi atau wifi gratis agar pelanggan tak bosan saat menunggu.

7. Mengatur Strategi Promosi

Mengatur Strategi Promosi

Promosi sangat penting dalam memulai sebuah bisnis. Tujuannya yaitu mengenalkan bengkel motor Anda kepada masyarakat luas.

Gunakan strategi promosi yang tepat, baik secara offline maupun online. Dalam promosi offline, Anda dapat menggunakan baliho atau spanduk. Sedangkan untuk promosi online, Anda bisa membuat akun bisnis di media sosial dan beriklan di sana.

Apabila Anda ingin promosi lebih gencar dan tepat, tak ada salahnya jika Anda merekrut orang yang bertugas menangani promosi dan penjualan.

Cara Memulai Usaha Bengkel Mobil

Jenis bengkel kedua yang paling potensial yaitu bengkel mobil. Berikut ini cara memulai usaha bengkel mobil yang dapat Anda jadikan sebagai referensi.

1. Pencarian Lahan Usaha

Pencarian Lahan Usaha

Usaha bengkel mobil Anda memerlukan lahan usaha yang strategis. Tidak hanya itu, Anda juga memerlukan lahan yang luas.

Mobil memerlukan area yang lebih luas dibandingkan dengan sepeda motor. Setidaknya, bengkel Anda dapat memuat 3 hingga 4 mobil sekaligus. Jangan lupa untuk menyediakan lahan parkir bagi para pelanggan.

2. Perlengkapan dan Peralatan Kerja

Perlengkapan dan Peralatan Kerja

Hal kedua yang perlu Anda siapkan yaitu perlengkapan dan juga peralatan kerja. Selain kunci dan obeng, Anda juga memerlukan dongkrak.

Bila perlu, sediakan juga peralatan hidrolik agar Anda lebih mudah dalam menangani kerusakan di bagian bawah mobil.

Apabila Anda menginginkan pekerjaan lebih cepat selesai, sediakanlah peralatan yang canggih dan modern. Salah satunya yaitu pendeteksi kerusakan berbasis komputer.

3. Kualitas Pelayanan

Kualitas Pelayanan

Pelayanan yang Anda berikan kepada konsumen haruslah yang terbaik. Jagalah selalu kebersihan dan kerapian bengkel Anda supaya pelanggan tetap nyaman.

Anda juga sebaiknya membangun komunikasi yang baik dengan para pelanggan. Sikap yang ramah juga menjadi kunci agar pelanggan tidak berpindah ke bengkel lain.

Jangan pernah mengabaikan seluruh kritik dan juga saran yang disampaikan oleh pelanggan. Hal inilah yang dapat membuat usaha Anda menjadi lebih berkembang.

4. Strategi Promosi

Strategi Promosi

Sebuah usaha dapat dikenal masyarakat secara luas apabila memiliki strategi promosi yang tepat. Cobalah untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan. Misalnya menawarkan perawatan rutin terhadap mobil perusahaan atau mobil pribadi karyawan dengan harga khusus.

Event otomotif dapat menjadi lahan basah untuk mendapatkan pelanggan. Promosikan bengkel Anda di event tersebut dengan memberikan brosur atau kupon.

5. Layanan Panggilan

Layanan Panggilan

Kerusakan mobil dapat terjadi di mana saja. Banyak orang yang merasa kebingungan ketika mobilnya tiba-tiba berhenti di tengah jalan karena rusak.

Tawarkan layanan panggilan untuk mengatasi hal seperti ini. Pelanggan dapat menghubungi bengkel Anda melalui telepon. Selalu montir akan datang ke tempat di mana pelanggan tersebut berada.

6. Mempersiapkan Manajemen dan Teknisi yang Baik

Mempersiapkan Manajemen dan Teknisi yang Baik

Sebuah bisnis bengkel akan sukses apabila didukung dengan manajemen dan teknisi yang baik. Pastikan keuangan perusahaan selalu tercatat dan didokumentasikan secara teratur.

Dengan begitu,  Anda akan lebih mudah memantau kondisi bisnis dalam keadaan untung atau mengalami kerugian. Data keuangan tersebut juga dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi.

Teknisi yang dimiliki oleh bengkel Anda juga harus dipertimbangkan. Pastikan teknisi tersebut dapat menangani kerusakan dan masalah mobil dengan baik. Utamakan kejujuran dan juga sikap yang ramah.

7. Memberikan Souvenir Untuk Pelanggan Setia

Memberikan Souvenir Untuk Pelanggan Setia

Pelanggan akan lebih loyal apabila Anda memberikannya sesuatu yang istimewa. Misalnya memberikan suvenir untuk pelanggan yang setia dan paling sering berkunjung.

Contoh suvenir yang dapat Anda berikan antara lain payung, baju, topi, kalender, dan lain sebagainya. Anda juga dapat memberikan reward berupa servis gratis kepada pelanggan Setia.

8. Pembukuan

Pembukuan

Pembukuan merupakan salah satu aspek yang penting dalam membangun bisnis. Apalagi saat ini pembukuan sudah lebih mudah untuk dilakukan berkat bantuan aplikasi BukuWarung.

Aplikasi ini dapat digunakan untuk mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran dari usaha bengkel Anda. Selain itu, Anda juga dapat mencatat pelanggan yang belum membayar.

Istimewanya lagi, BukuWarung dapat mengirimkan pesan kepada pelanggan untuk segera melunasi utangnya secara otomatis. Unduh dan pasang aplikasi ini melalui Google Play store di ponsel Anda.

9. Menentukan Market Bengkel

Menentukan Market Bengkel

Hal terakhir yang tak boleh Anda lupakan yaitu menentukan market bengkel. Tentukan konsumen seperti apa yang yang ingin Anda targetkan.

Misalnya Anda hanya menangani beberapa jenis mobil tertentu. Temukan juga Apakah Anda ingin mendapatkan konsumen dari masyarakat umum atau dari perusahaan saja.

Langkah Anda selanjutnya dalam membangun bisnis sangat ditentukan oleh target pasar ini. Sehingga Anda harus menentukannya sedini mungkin.

Cara memulai usaha bengkel motor dan mobil di atas dapat Anda terapkan untuk membangun usaha yang sukses. Buatlah komitmen dengan diri Anda sendiri untuk menjalankan usaha dengan sungguh-sungguh. Selamat mencoba.