JANGAN SAMPAI USAHA BANGKRUT Install aplikasi ini utk menghindari UNDUH

Platform Investasi Pertanian dan Perikanan

Bingung memilih platform investasi? ⏩ Coba aja nih beberapa ✅ rekomendasi platform investasi pertanian dan perikanan berikut ini.

Saat ini masyarakat mulai sadar finansial dan melirik investasi saham untuk menghasilkan keuntungan jangka menengah.

Buat Toko Online Sendiri

Bahkan investasi sekarang ini bisa dikatakan sebagai ide usaha untuk pesiunan.

Kemudahan berinvestasi kini semakin bertambah berkat adanya instrumen investasi online. Anda bisa berinvestasi di berbagai bidang sesuai dengan keinginan Anda.

Dari semua bidang yang ada, sektor pertanian dan perikanan kerap dianggap remeh. Padahal 50% masyarakat Indonesia memiliki mata pencaharian di bidang ini.

Para pakar investasi menilai bahwa menanamkan modal di sektor pertanian dan perikanan berpotensi menghasilkan keuntungan besar.

Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai 5 platform investasi di bidang pertanian dan perikanan yang resmi dan mungkin bisa Anda coba.

Langsung simak aja yuk!

1. iGrow

aplikasi igrow
iGrow

Rekomendasi platform investasi yang pertama datang dari iGrow. Pendirian platform ini didasari oleh perkembangan pasar produk hasil pertanian organik yang saat ini semakin naik daun.

Tujuan utama dari berdirinya platform iGrow adalah memberikan keuntungan kepada pemilik lahan, pemilik modal atau investor, dan juga petani.

iGrow tak hanya fokus pada mencetak keuntungan besar, namun juga bertekad untuk menghasilkan produk terbaik di kelasnya.

Sejauh ini, iGrow sudah berhasil membangun sistem pertanian di atas lahan seluas 800 hektare. Kurang lebih ada 1.200 petani juga yang telah bergabung.

Sedangkan jumlah investornya jauh lebih banyak, yaitu mencapai 1.300 orang.

Berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai investasi di iGrow? Anda bisa mulai dengan modal kecil, yaitu Rp 1.500.000. Selain paket investasi tersebut, Anda juga bisa memilih paket lain yang sesuai dengan preferensi Anda.

Pembagian keuntungan dilakukan dengan sistem bagi hasil. Pihak petani dan investor mendapatkan masing-masing 40% dari total keuntungan. Sedangkan sisanya sebesar 20% diberikan kepada administrator iGrow.

Apakah iGrow aman?

Tentu saja. Platform ini sudah terdaftar secara resmi dan ada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

2. Vestifarm

platform investasi vestifarm
Vestifarm

Beranjak dari bidang pertanian, kini Anda akan diberikan pilihan untuk investasi di sektor peternakan. Vestifarm mulai memperkenalkan dirinya ke publik pada tahun 2017.

Sistem kerja Vestifarm sangat teratur. Pertama, pihak Vestifarm akan mengumpulkan modal dari para investor.

Setelah itu, modal dipakai untuk membeli hewan ternak seperti sapi. Selanjutnya, sapi tersebut akan dibagi menjadi beberapa slot untuk dijual dengan sistem yang mirip seperti saham.

Sama seperti iGrow, Vestifarm juga tak hanya tergerak untuk menguntungkan para investor. Perusahaan ini juga berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak.

Guna memperkecil risiko kerugian, Vestifarm hanya mau bekerja sama dengan para peternak yang reputasinya bagus.

Awalnya, Vestifarm hanya fokus pada peternakan sapi pedaging saja. Namun seiring dengan berjalannya waktu, perusahaan ini juga mulai menggandeng para pemilik tambak udang untuk bekerja sama.

Sampai saat ini, Vestifarm sudah memiliki investor sebanyak 1.170 orang. Apakah Anda tertarik untuk bergabung menjadi salah satu dari para investor tersebut?

 

3. Growpal

platform investasi growpal
Growpal

Growpal agak berbeda dengan platform investasi yang sudah dibahas sebelumnya. Platform yang satu ini lebih fokus pada sektor budidaya ikan.

Beberapa jenis ikan yang menjadi komoditas utamanya antara lain patin, kerapu, serta udang vaname.

Karena berinvestasi di sektor perikanan, maka Anda harus bersedia menunggu hingga ikan siap panen. Waktunya tentu beragam tergantung pada jenis ikan yang dibudidaya.

Namun Anda tak perlu khawatir karena keuntungan yang didapatkan cukup besar.

Dalam sekali panen, Anda akan mendapatkan 55% dari hasil penjualan. Petani ikan akan mendapatkan bagian sebesar 35%. Sedangkan sisanya diberikan kepada Growpal.

 

4. Crowde

platform investasi crowde
Crowde

Ingin berinvestasi dengan modal kecil? Sepertinya Crowde menjadi platform yang paling cocok untuk Anda. Di sini Anda bisa mulai investasi dengan modal hanya Rp 10.000 saja.

Platform investasi agraria yang sudah berdiri sejak 2015 ini memang menyasar investor bermodal kecil.

Crowde tak hanya fokus pada investasi, namun juga memberikan pinjaman modal kepada petani yang membutuhkan.

Crowde juga berperan sebagai pembeli hasil pertanian untuk dipasarkan. Program ini dirasa sangat menguntungkan bagi petani yang tergabung dalam platform ini.

Sama seperti platform-platform lainnya, keuntungan yang Anda dapatkan di Crowde dibagi dengan sistem bagi hasil.

Keuntungan yang dihasilkan pun tak bisa dipastikan karena harga jual hasil pertanian selalu mengalami fluktuasi.

Namun Anda tak perlu khawatir modal Anda tak kembali karena Crowde sudah diawasi oleh OJK.

 

5. Tanijoy

platform investasi tanijoy
Tanijoy

Rekomendasi platform investasi di bidang pertanian yang terakhir adalah Tanijoy. Tujuan awal pendirian Tanijoy adalah mencarikan lahan yang bisa digarap oleh petani.

Pasalnya, tak semua petani memiliki lahan untuk digarap. Tak sedikit pula dari mereka yang hanya bisa menjadi buruh.

Apakah menyediakan lahan garapan saja sudah cukup membantu petani? Tentu saja belum. Tanpa adanya modal, pertanian tak akan bisa berjalan.

Oleh sebab itu, Tanijoy kemudian mencari orang yang mau menanamkan modalnya di bidang ini.

Uang yang didapatkan dari penjualan hasil panen nantinya dibagi sesuai dengan kesepakatan awal.

Ada pun pembagiannya yaitu 50% untuk petani, investor 30%, dan sisanya untuk pemilik lahan serta pihak Tanijoy sendiri.

Banyak isu yang beredar bahwa Tanijoy penipuan?

Jangan percaya dengan isu tersebut. Platform ini telah mendaftarkan dirinya secara resmi dan saat ini berada di bawah pengawasan OJK.

Kelima platform investasi pertanian dan perikanan di atas adalah perusahaan resmi. Semuanya berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tetapi, walaupun hanya investasi, tapi Anda juga harus ingat. Disiplinkan diri untuk selalu mencatat pengeluaran dan pemasukkan Anda.

Tujuannya, agar Anda tau berapa yang dikeluarkan untuk investasi dan berapa yang didapatkan dari investasi.

Oleh karena itu, disarankan gunakan aplikasi pencatatan keuangan BukuWarung. Anda bisa langsung download aplikasi BukuWarung di Play Store.

Jadi, platform mana yang akan Anda pilih untuk berinvestasi?