BukuWarung | Aplikasi Pembukuan UMKM Tagih Utang Pelanggan Otomatis UNDUH

Bisnis Franchise Makanan Terlaris di Indonesia

Bisnis Franchise Makanan jadi salah satu jenis usaha sangat menarik karena Kamu tidak perlu membangun brand dan sistem dari nol.

Memulai sebuah bisnis pasti ada risiko yang harus dihadapi. Tak semua bisnis dapat berjalan dengan lancar dan menuai kesuksesan, termasuk bisnis makanan. Walaupun makanan adalah kebutuhan pokok, bisnis makanan juga bisa gagal jika tak dikelola dengan baik.

Ada satu cara memulai bisnis makanan dengan risiko yang lebih kecil yaitu dengan ikut sistem waralaba atau franchise. Setidaknya Anda tak perlu melakukan branding dari tahap awal karena masyarakat sudah mengenal merek dan produk yang Anda jual. Modal yang dibutuhkan pun lebih sedikit.

Salah satu contoh bisnis franchise makanan yang terkenal belakangan ini adalah Kopi Janji Jiwa. Setiap ada pembukaan cabang baru pasti diserbu pelanggan. Apakah Anda juga tertarik dengan bisnis waralaba seperti ini?

Bisnis Franchise Makanan Terlaris Modal di Bawah 10 Juta

Berikut ini 10 franchise makanan paling laris dengan modal yang sangat kecil yaitu kurang dari 10 juta rupiah.

1. Kebab Baba Rafi

Kebab Turki Baba Rafi
Sumber: instagram.com/babarafiofficial

Waralaba makanan pertama yang bisa Anda pilih yaitu Kebab Baba Rafi. Siapa yang tidak kenal dengan brand yang satu ini? Cabangnya sudah sangat banyak dan masyarakat pun sudah sangat familier dengan Kebab Baba Rafi. 

Omzet yang bisa Anda dapatkan dari waralaba Kebab Baba Rafi setidaknya 500 ribu rupiah dalam sehari. Artinya, Anda bisa mendapatkan penghasilan kotor sebesar Rp 15.000.000 per bulan. Sungguh menggiurkan, bukan?

2. Sabana Fried Chicken

Sabana fried chicken juga sama terkenalnya seperti Kebab Baba Rafi. Anda bisa mencoba peruntungan dengan waralaba Sabana. Dijamin, tempat usaha Anda tak pernah sepi pembeli. Apalagi jika Anda membuka usaha di dekat lingkungan kampus.

Harga makanan yang murah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tak heran jika pebisnis waralaba Sabana Fried Chicken dapat mengantongi omzet hingga Rp 20.000.000 dalam waktu satu bulan.

3. Martabak San Fransisco

Martabak San Francisco
Sumber: instagram.com/martabaksf_rawamangun

Martabak merupakan jajanan yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia. Kalau Anda tertarik dengan bisnis martabak, cobalah waralaba Martabak San Fransisco. Brand ini sudah terkenal di wilayah Bandung, Jakarta, dan sekitarnya. 

Modal yang dibutuhkan untuk memulai waralaba Martabak San Fransisco adalah 90 juta rupiah. Namun Anda tak perlu khawatir, karena dalam waktu 3 bulan saja, modal Anda sudah bisa kembali. Sebab dalam waktu satu hari saja, Anda bisa mengantongi 1 juta rupiah dari berjualan martabak ini.

4. Pecel Lele Lela

Pecel Lele Lela merupakan salah satu inovasi dalam kuliner pecel lele. Jika biasanya Anda hanya bisa menemukan penjual pecel lele di makam hari, Pecel Lele Lela hadir dari pagi hingga malam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menu yang disajikan oleh Pecel Lele Lela merupakan adaptasi dari makanan kaki lima yang disajikan dengan lebih modern dan higienis. 

5. Tahu Jeletot Taisi

Bisnis Franchise Makanan - Tahu Jeletot Taisi
Sumber: instagram.com/tahutaisi

Masyarakat Indonesia sangat gemar mengonsumsi makanan dan jajanan bercita rasa pedas. Oleh sebab itu, waralaba Tahu Jeletot Taisi bisa menjadi usaha yang sangat menguntungkan bagi Anda. 

Brand yang satu ini memulai kiprahnya dalam dunia kuliner Indonesia pada 2012. Saat ini, Tahu Jeletot Taisi sudah memiliki lebih dari 200 gerai. Apalah Anda akan menjadi pemilik gerai selanjutnya?

Baca Juga: Manfaat Aplikasi Pembukuan Toko

6. Bakso Benhil

Ingin bisnis waralaba dengan modal minim? Bakso Benhil solusinya. Anda hanya butuh modal sebesar 4 juta rupiah untuk memulai kerja sama dengan brand ini.

Bakso merupakan salah satu makanan yang kerap disantap oleh orang Indonesia. Jadi, Anda tak perlu  khawatir masalah pelanggan.

Dalam sehari, Anda bisa mengantongi omzet hingga 500 ribu rupiah. Dengan begitu, tak butuh waktu lama hingga modal Anda kembali.

7. Es Teler 77

Es Teler 77
Sumber: instagram.com/esteler_77

Es Teler 77 adalah salah satu gerai makanan cepat saji yang dapat ditemui di mana saja. Di pusat perbelanjaan, di stasiun, bandara, Anda dapat menjumpai kedai ini.

Tak hanya es teler, restoran ini juga menjual aneka makanan. Anda membutuhkan modal yang cukup besar untuk mulai bekerja sama dengan Es Teler 77. Setidaknya, Anda membutuhkan dana sebesar 80 juta rupiah. Namun modal tersebut sebanding dengan penghasilan yang Anda dapatkan.

8. RM Padang Sederhana

Apakah Anda sering melihat Rumah Makan Pada Sederhana di setiap kota? Rumah makan ini memang dapat dijumpai di berbagai kota karena menerapkan sistem waralaba. 

Awalnya, RM Padang Sederhana dimulai di Jakarta Pusat. Berkat kegigihan pemiliknya, rumah makan yang menyajikan masakan Minang ini mampu menjangkau berbagai kota di Indonesia.

9. Pagi Sore

Bisnis Franchise Makanan - RM Pagi Sore
Sumber: instagram.com/pagisoreid

Pagi Sore juga merupakan restoran yang menjadikan masakan Minang sebagai andalannya. Berbanding terbalik dengan RM Padang Sederhana, Pagi Sore lebih dikenal dengan harga makanannya yang lebih mahal.

Salah satu menu yang menjadi primadona di Pagi Sore adalah rendang, Tak hanya rendang daging sapi, restoran ini juga menyajikan menu rendang daging ayam. Tak heran jika restoran ini memiliki slogan “Jagonya Rendang”.

10. Ayam Bakar Mas Mono

Bisnis franchise makanan terakhir yang bisa Anda pilih adalah Ayam Bakar Mas Mono. Sesuai namanya, menu utama yang disajikan di restoran ini adalah ayam bakar.

Restoran yang identik dengan warna hijau ini tak hanya berjaya di negeri sendiri. Sayapnya telah melebar hingga ke negeri jiran, Malaysia.

Baca Juga: Ide Usaha Kreatif untuk Milenial

Tips Membuka Bisnis Franchise Makanan

Apabila Anda tertarik dengan bisnis franchise, sebaiknya ikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Teliti dalam Memilih Usaha Waralaba

Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Pertama, Anda harus teliti ketika akan memilih usaha waralaba yang akan dijalankan. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, reputasi menjadi salah satunya. Pastikan usaha waralaba yang Anda pilih memiliki reputasi yang baik dan tak pernah tersandung kasus.

Selain itu, Anda juga sebaiknya memilih bisnis waralaba yang telah memiliki banyak cabang. Masyarakat sudah lebih mengenalnya sehingga Anda tak kesulitan mendapatkan pelanggan.

2. Hitung dan Rencanakan Kebutuhan Secara Cermat

Perhitungkan modal dan biaya operasional untuk menjalankan usaha. Anda tak hanya membutuhkan modal awal, namun juga biaya operasional. Hitung semua biaya termasuk tagihan air, listrik, sewa tempat, upah karyawan bila ada, dan biaya untuk promosi.

3. Pahami Syarat dan Ketentuan Kerja Sama

Pahami Kerjasama dan Kontrak
Photo by Scott Graham on Unsplash

Sebelum Anda memutuskan untuk menyetujui kontrak waralaba, sebaiknya pahami syarat dan ketentuannya terlebih dahulu. Baca baik-baik dan pahami setiap poin yang ada dalam syarat dan ketentuan agar Anda tidak dirugikan di kemudian hari.

Poin penting yang harus diperhatikan dalam syarat dan ketentuan yaitu komisi atau royalti yang harus dibayarkan, rincian paket dan fasilitas, serta jangka waktu kerja sama. 

4. Pilih Waralaba Sesuai Bujet

Tips yang terakhir yaitu memilih bisnis waralaba sesuai dengan dana yang Anda miliki. Tak perlu memaksakan untuk memilih waralaba dari brand besar. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih paket waralaba yang lebih murah. 

Tenang, Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan besar asalkan bisa mengelola bisnis dengan baik. Kuncinya, jangan takut mencoba dan mudah menyerah.

Bisnis Franchise makanan menjanjikan keuntungan yang besar dengan modal minim. Jadi, Anda tak perlu ragu untuk memulainya.