BukuWarung | Aplikasi Pembukuan UMKM Tagih Utang Pelanggan Otomatis UNDUH

Bisnis Franchise Kopi Kekinian Paling Laris

Bisnis franchise kopi di Indonesia sedang naik daun belakangan ini, terutama varian kopi susu kekinian. Masyarakat Indonesia sudah sejak lama akrab dengan minuman bercita rasa pahit ini.

Meskipun sudah mengenal kopi sejak lama, penikmat kopi di masa lampau tak sebanyak saat ini. Modifikasi pada penyajian dan rasa kopi membuatnya lebih dikenal dan digemari masyarakat. Mulai dari anak muda hingga orang tua.

Banyak pengusaha yang membuka bisnis franchise kopi menyusul kepopuleran minuman berkafein yang satu ini. 

Apabila Anda masih bingung untuk memulai sebuah bisnis, cobalah untuk memahami lebih dalam tentang peluang usaha kedai kopi dengan sistem waralaba.

Peluang Franchise Kopi

Bisnis kopi mulai populer kembali pada 2019 dan diprediksi akan terus meningkat di 2020. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai macam brand yang menawarkan produk kopi susu kekinian.

Masing-masing brand menawarkan konsep yang beragam dan juga varian rasa kopi yang semakin banyak. Bisnis ini berkembang pesat karena mendapatkan sambutan yang hangat dari masyarakat.

Saat ini semakin banyak orang yang gemar mengonsumsi kopi untuk menemani aktivitas sehari-hari. Konsep segar yang diusung oleh pemilik brand kopi kekinian membuat anak muda menyukainya. Padahal sebelumnya kopi sempat dicap sebagai minuman orang tua.

Bisnis kopi kekinian memiliki peluang yang sangat menjanjikan. Anda bisa mendapatkan keuntungan besar dari bisnis kedai kopi. Apalagi dengan sistem waralaba Anda tak perlu melakukan branding ulang. 

Daftar Bisnis Franchise Kopi Terlaris

1. Cetroo Coffee

Cettro Coffe
Sumber: cetroocoffee.com

Waralaba kopi cetroo coffee sudah tersebar di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bekasi, Denpasar, dan Balikpapan. Brand ini menawarkan kopi susu, kopi boba, dan kopi brown sugar yang dikemas secara modern.

Target pasar Cetroo Coffee adalah anak muda usia belasan hingga 30-an tahun. Untuk mulai waralaba Cetroo Coffee, Anda harus menyiapkan modal minimal 60 juta rupiah.

2. Kopi Janji Jiwa

Kopi Janji Jiwa
Sumber: instagram.com/kopijanjijiwa

Janji jiwa punya konsep yang mirip dengan Cetroo Coffee. Kedai kopi kekinian yang satu ini sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan menjadi kedai kopi yang pertumbuhannya paling cepat. 

Tak hanya minuman, Janji Jiwa juga menawarkan menu roti panggang. Namun menu ini belum tersedia di semua outlet.

3. Kopi Kulo

Kopi Kulo
Sumber: instagram.com/kedaikopikulo

 

Kedai kopi kulo ada yang berkonsep restoran, kafe, dan ada juga yang konsepnya seperti kios. Hal yang mendasari perbedaan ini adalah jumlah modal. Kios membutuhkan modal paling sedikit di antara 3 jenis konsep tersebut.

Untuk membuka bisnis waralaba kopi Kulo, Anda sebaiknya menyiapkan modal sebesar 140 juta rupiah.

4. Kopi Yor

Kopi Yor
Sumber: kopiyor.com

Berbeda dengan beberapa brand yang sudah disebutkan, Kopi Yor mengombinasikan kopi dengan kelapa kopyor. Kopi Yor mampu menarik minat masyarakat karena menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan pesaingnya. 

Tak hanya harga produk yang lebih murah, modal untuk waralaba kopi kekinian ini juga lebih murah. Anda cukup menyiapkan modal sebesar 90 juta saja.

5. Haus!

Haus!
Sumber: instagram.com/haus.indonesia

 

Haus! tak hanya menawarkan produk kopi kekinian tapi juga ada produk lain seperti thai tea, cheese tea, dan minuman yakult dengan berbagai macam rasa. Daya tarik haus adalah harganya yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 15.000.

Anda perlu menyiapkan dana setidaknya Rp 120.000.000 untuk mulai investasi paket waralaba di Haus!

Baca Juga: Bisnis Franchise Makanan Terlaris di Indonesia

6. Coffee Toffee

Coffe Toffe
Sumber: instagram.com/coffeetoffeeidn

Bisnis franchise kopi selanjutnya adalah Coffee toffee yang mengusung konsep kedai kopi modern. Tak hanya menyajikan kopi, kedai ini juga menyajikan aneka makanan seperti pasta dan toast.

Visi pendiri coffee toffee adalah memperkenalkan kopi Indonesia pada dunia. Jika Anda memiliki visi yang sama, cobalah untuk berinvestasi pada Coffee Toffee dengan menyiapkan modal setidaknya Rp 150.000.000.

7. Co.Choc

Co.Choc
Sumber: instagram.com/co.choc

Co.choc merupakan brand minuman kekinian yang lebih banyak mengombinasikan cokelat dalam menu yang disajikan. Ada juga pilihan menu boba, mengikuti tren minuman yang sedang berkembang belakangan ini.

Modal yang diperlukan untuk memulai usaha waralaba Co.Choc adalah mulai dari 95 juta rupiah. Sedangkan harga minumannya antara 8 ribu hingga 20 ribu rupiah.

8. Segede Gaban

Kopi Segede Gaban
Sumber: instagram.com/kopigaban.id

Sesuai dengan namanya, Segede Gaban mengusung konsep serba besar untuk makanan dan minuman yang disajikan. Konsep ini menarik karena belum banyak brand yang berani menghadirkan konsep sejenis.

Salah satu produk yang populer dari Segede Gaban yaitu Brown Sugar Coffe dalam kemasan 2,2 liter. 

9. BHUMI Coffee

Bisnis Franchise Kopi - Bhumi Coffe
Sumber: instagram.com/bhumi.coffe

Brand kopi kekinian yang satu ini menyediakan pilihan dua jenis kedai, yaitu Bhumi Coffe dan Bhumi Express. Bhumi Coffee memiliki konsep kafe yang memungkinkan pengunjungnya menikmati kopi secara dine in. Sedangkan Kopi Express hanya menyediakan pilihan take away.

Bhumi Coffee membuka peluang untuk waralaba dengan nilai investasi minimal 85 juta rupiah.

10. Foresthree Coffee

Bisnis Franchise Kopi Forestthree Coffe
Sumber: instagram.com/shantykusumawardani

Foresthree coffee mengedepankan produk yang berasal dari bahan segar. Ada pun produk yang menjadi andalan brand yang satu ini antara lain kopi dan teh yang dikombinasikan dengan buah.

Target pasar Foresthree Coffee adalah remaja dan anak muda usia belasan hingga 30-an. Oleh sebab itu, tempat paling ideal untuk membuka kedai Foresthree adalah di sekitar kampus atau kawasan perkantoran.

Baca Juga: Tips Mengelola Keuangan Usaha Kecil

Tips Mengembangkan Bisnis Franchise Kopi

1. Menyusun Konsep Bisnis

Menyusun Konsep Bisnis
Sumber: Image by StartupStockPhotos from Pixabay

Sebelum Anda mengembangkan kedai kopi, sebaiknya susunlah konsep bisnis dengan matang. Konsep bisnis inilah yang akan membuat para investor tertarik. Jadi, Anda harus menyusunnya dengan baik. 

Sebaiknya Anda kembangkan konsep yang unik dan anti mainstream. Jangan menggunakan konsep-konsep yang sudah ada.

2. Melakukan Kajian Bisnis

Kajian terhadap bisnis harus dilakukan dalam mengembangkan usaha waralaba kopi. Perhitungkan besarnya modal yang diperlukan dan benefit yang didapatkan oleh investor.

Hitung juga waktu yang diperlukan hingga modal bisa kembali kepada investor. Semakin cepat waktu yang diperlukan untuk perputaran modal, bisnis Anda akan semakin menarik di mata investor.

3. Memiliki SOP yang Berkualitas

SOP Bisnis Franchise Kopi
Sumber: Photo by siriwan arunsiriwattana on Unsplash

Bisnis waralaba harus memiliki satu SOP yang sama. Tujuannya adalah untuk menentukan standar pelayanan serta standar produk yang sama pada setiap gerai.

SOP yang dimaksud dalam bisnis kopi waralaba berkaitan dengan pemilihan bahan baku, cara penyimpanan, penyajian, dan pelayanan terhadap pelanggan.

4. Mendaftarkan Merek

Merek atau brand sangat penting dalam sebuah bisnis, terutama bisnis kopi. Orang akan mengingat kedai Anda dari namanya. Oleh sebab itu, buatlah merek yang unik dan mudah diingat.

Berhati-hatilah akan kemungkinan penjiplakan nama usaha. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda mendaftarkan merek dagang ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI).

5. Membangun Manajemen Profesional

Sebuah bisnis yang sukses diawali dengan manajemen yang baik. Manajemen yang baik hanya bisa dilakukan oleh profesional. Pastikan bahwa bisnis Anda dikelola oleh SDM yang profesional dan ahli di bidangnya.

Segera mulai berinvestasi pada bisnis franchise kopi kekinian jika Anda sudah memiliki modal yang cukup. Jangan sia-siakan kesempatan emas yang ada saat ini, sebab kesempatan untuk berbisnis kopi tak datang dua kali.